Cloud backup berbasis Acronis untuk server, Microsoft 365, dan endpoint

Lindungi server, Microsoft 365, dan endpoint dengan Acronis.

myBATICloud membantu memetakan workload yang perlu dilindungi, menyusun aturan salinan dan retensi, lalu membuktikan pemulihannya lewat uji restore.

Asesmen 30 menitPetakan data dan layanan yang paling berdampak bila hilang.
Aturan 3-2-1Tiga salinan, dua jenis media, satu salinan di luar lokasi produksi.
Uji restoreJob sukses belum berarti data bisa dikembalikan tepat waktu.
Dukungan implementasiTim myBATICloud membantu dari desain sampai operasi awal.

Backup bukan sekadar menyalin data.

Yang menentukan hasilnya adalah cakupan workload, aturan retensi, lokasi salinan, penanggung jawab, dan bukti bahwa pemulihan benar-benar berjalan.

AssessPetakan data kritikal

Inventaris server, VM, database, aplikasi bisnis, mailbox, dan file yang paling berdampak bila hilang.

DesignTentukan aturan salinan

Frekuensi, retensi, lokasi salinan, kebijakan akses, dan target waktu pemulihan per layanan.

DeployImplementasi bertahap

Mulai dari workload paling kritikal, lalu diperluas tanpa mengganggu operasi harian.

OperateMonitoring & uji restore

Monitoring job, uji restore terjadwal, dokumentasi, dan handover operasional.

Peta dataDaftar server, VM, database, mailbox, dan file yang perlu prioritas perlindungan.
Aturan salinan & retensiBerapa salinan, di media apa, disimpan berapa lama, dan di mana salinan off-site berada.
Dependency checklistKebijakan akses, identitas, monitoring, segmentasi jaringan, dan penanggung jawab tiap layanan.
Rencana uji restoreSkenario pemulihan yang diuji, siapa yang menjalankan, dan target waktu yang ingin dibuktikan.

Cakupan backup yang paling sering dibahas.

Fokus awal diarahkan ke data yang paling berdampak pada operasional bila tidak dapat dikembalikan.

Server & virtual machine

Perlindungan tingkat image maupun file untuk server fisik dan VM, termasuk workload yang berjalan di infrastruktur hybrid.

Microsoft 365 & Google Workspace

Mailbox, file kolaborasi, dan situs tim. Retensi dan kemampuan restore per item perlu dicek terhadap kebutuhan organisasi.

Database & aplikasi bisnis

Aplikasi yang menghentikan operasi ketika tidak tersedia, beserta dependensi yang harus ikut dipulihkan.

Endpoint & perangkat kerja

Laptop dan desktop yang menyimpan data kerja di luar server, termasuk perangkat tim lapangan.

Restore file & folder
Restore image / VM
Restore per item mailbox
Salinan lokal
Salinan off-site di cloud
Retensi bertingkat
Monitoring job backup
Uji restore terjadwal
Dokumentasi & handover

Tiga salinan, dua media, satu di luar lokasi.

Aturan 3-2-1 adalah praktik umum yang dipakai sebagai titik awal diskusi. Detailnya tetap mengikuti kondisi environment dan target pemulihan Anda.

Aspek
Salinan produksi
Salinan lokal
Salinan off-site / cloud
Tujuan
Melayani operasional harian.
Pemulihan cepat saat gangguan lokal.
Bertahan saat lokasi produksi terdampak.
Media
Storage produksi server atau VM.
Repository backup terpisah dari produksi.
Object storage atau lokasi cloud terpisah.
Yang perlu diuji
Kesehatan storage dan kapasitas.
Restore file dan restore VM.
Restore dari salinan off-site, termasuk waktu tempuhnya.
Risiko yang ditutup
—
Kegagalan perangkat, kesalahan hapus, korupsi data.
Insiden yang mengenai seluruh lokasi produksi.

Kenapa Acronis.

Satu platform untuk backup dan perlindungan endpoint, sehingga cakupan, kebijakan, dan pemulihan dikelola dalam satu alur operasional.

Acronis

Cyber protection all-in-one untuk backup, anti-malware, endpoint, dan recovery.

Backup

Salinan terjadwal untuk server, VM, database, mailbox, dan file kerja, dengan aturan retensi yang disepakati.

Anti-malware

Perlindungan terhadap perangkat yang menjadi sumber data, bukan hanya salinannya.

Endpoint

Laptop dan desktop yang menyimpan data kerja di luar server ikut masuk cakupan.

Recovery

Jalur pemulihan yang diuji, bukan sekadar job backup yang berstatus sukses.

  • Cocok untukBackup + Security
  • Sering dipakai saatPerlindungan endpoint dan backup ingin dikelola dalam satu alur.
  • Detail produkHalaman Acronis

Backup & Recovery Readiness Asesmen.

Diskusi awal untuk melihat data mana yang paling berisiko, kondisi backup saat ini, dan langkah pertama yang masuk akal.

  • Pemetaan workload dan data kritikal.
  • Tinjauan aturan salinan, retensi, dan lokasi penyimpanan.
  • Rekomendasi urutan perbaikan dan rencana uji restore.
  • Estimasi dependensi teknis dan penanggung jawab.
Hasil asesmen Ringkasan risiko, urutan prioritas, dan tindakan awal yang bisa dibawa ke tim IT dan manajemen.

Cocok untuk organisasi yang backup-nya belum pernah diuji.

Beberapa kondisi yang biasanya menjadi alasan tim IT memulai pembahasan:

  • Job backup berjalan, tetapi pemulihan belum pernah diuji sampai selesai.
  • Salinan data masih berada di lokasi yang sama dengan sistem produksi.
  • Retensi Microsoft 365 atau Google Workspace belum dicek terhadap kebutuhan.
  • Target waktu pemulihan belum disepakati bersama pemilik layanan.
Partner implementasimyBATICloud membantu asesmen, desain, dan operasi awal backup.
Fokus teknisServer, VM, database, Microsoft 365, Google Workspace, dan endpoint.
Langkah amanMulai dari workload paling kritikal sebelum diperluas ke seluruh lingkungan.
Tanpa komitmen awalDiskusi ringan untuk menentukan prioritas dan dependensi.

Peran myBATICloud dalam backup Anda.

Fokus kami memastikan salinan data benar-benar dapat dipulihkan saat dibutuhkan, bukan sekadar terpasang.

Asesmen kebutuhanPeta data kritikal, kondisi backup saat ini, dan risiko yang paling terasa di operasional.
Procurement lokalDiskusi paket, subscription, dan kebutuhan administrasi pembelian untuk organisasi Indonesia.
Runbook operasionalProsedur restore, jadwal pengujian, dokumentasi, dan escalation path setelah go-live.
Stack fitSelaras dengan disaster recovery, security, monitoring, dan dukungan operasional myBATICloud.

FAQ cloud backup & storage.

Pertanyaan yang biasanya muncul sebelum tim IT menentukan arah.

Apa bedanya backup dan disaster recovery?

Backup menjaga salinan data agar bisa dikembalikan. Disaster recovery mengatur bagaimana layanan kembali berjalan dalam target waktu tertentu. Keduanya dibahas bersama karena target pemulihan menentukan desain backup.

Microsoft 365 sudah otomatis ter-backup?

Penyedia layanan menjaga ketersediaan platform, tetapi retensi dan kemampuan restore per item perlu dicek terhadap kebutuhan organisasi. Ini salah satu poin yang dipetakan saat asesmen.

Kenapa uji restore penting?

Job backup berstatus sukses belum membuktikan data bisa dikembalikan. Uji restore terjadwal memastikan prosedur, dependensi, dan target waktu pemulihan benar-benar dapat dipenuhi.

Apa yang perlu disiapkan sebelum diskusi?

Gambaran jumlah user atau server, aplikasi penting, kendala utama, kondisi backup saat ini, dan target waktu pemulihan jika ada gangguan.

Mulai dari data yang paling mahal bila hilang.

Berikan konteks environment Anda. Tim myBATICloud akan bantu menyusun cakupan backup dan rencana pemulihannya.